Wibicara
•2 min read•924

Optimalisasi Rantai Pasok MBG, BGN Terapkan Pengawasan Digital Cegah Hambatan Distribusi

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat efisiensi logistik dan jalur rantai pasok (supply chain) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. BGN berfokus memastikan alur distribusi dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuju unit-unit sekolah berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari kendala operasional.

O

OP Admin

Published in Wibicara

Loading...
Optimalisasi Rantai Pasok MBG, BGN Terapkan Pengawasan Digital Cegah Hambatan Distribusi

Integrasi Pengawasan Distribusi Secara Terpusat

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa ketepatan waktu pengiriman merupakan salah satu indikator keberhasilan paling krusial dalam menjaga kesegaran dan mutu makanan. Untuk meminimalisasi risiko keterlambatan pengantaran yang dapat mengganggu jadwal belajar siswa, BGN menghubungkan seluruh jajaran kepala sekolah ke dalam ekosistem pengawasan terintegrasi.

“Dapur itu memang tidak takut sama kepala sekolah, tapi dapur itu takutnya dengan BGN. Maka izinkan kami terhubung dengan semua kepala sekolah yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Sudaryono.

Langkah ini dilakukan agar setiap hambatan logistik di lapangan dapat langsung terdeteksi dan ditangani oleh pusat kontrol BGN.

Pemantauan Kinerja Pengiriman Lewat Aplikasi Rating

BGN memfasilitasi evaluasi logistik ini melalui aplikasi digital intuitif yang mengadopsi mekanisme penilaian rating 1 hingga 5 bintang, layaknya layanan antaran makanan pada transportasi online (ojek online).

“Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada Bapak-Ibu kepala sekolah, seperti di Ojek Online atau GoFood. Bapak-Ibu guru bisa memberi bintang dan catatan terhadap dapur tersebut,” kata Sudaryono.

Melalui aplikasi ini, pihak sekolah dapat langsung mencatat waktu kedatangan hidangan, kondisi kemasan, hingga keselarasan jumlah porsi yang diterima secara real-time.

Escalation Pathway Melalui Email Tembusan Pimpinan

Guna mengantisipasi kendala distribusi berulang yang tidak segera diselesaikan oleh pengelola SPPG lokal, BGN menyiapkan jalur eskalasi cepat melalui email. Pihak sekolah diminta untuk tidak ragu melayangkan surat protes resmi dengan memberikan tembusan (carbon copy/CC) langsung kepada Kepala BGN.

“Bapak-Ibu guru boleh protes ke SPPG-nya, tapi di-CC atau ditembuskan ke saya. Ada emailnya, sampaikan saja, tidak perlu takut,” tegas Sudaryono.

Wujudkan Rantai Pasok Pangan yang Teruji

Melalui pemantauan rantai pasok berbasis aplikasi digital, evaluasi rating harian, dan akses laporan langsung ke pimpinan BGN, BGN meyakini tata kelola distribusi Program Makan Bergizi Gratis akan semakin matang, responsif, dan tepercaya bagi seluruh penerima manfaat di tanah air.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles