Wibicara
•2 min read•440

Komitmen Penanggulangan Karhutla: Presiden Prabowo Pastikan Respons Cepat dan Bantuan Alat di TN Tanjung Puting

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus memfokuskan perhatian pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional (TN) Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Bantuan sarana operasional dan dukungan anggaran langsung disalurkan demi mempercepat upaya pemadaman serta meminimalkan potensi dampak terhadap ekosistem konservasi.

O

OP Admin

Published in Wibicara

Loading...
Komitmen Penanggulangan Karhutla: Presiden Prabowo Pastikan Respons Cepat dan Bantuan Alat di TN Tanjung Puting

Pengarahan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam rapat terbatas evaluasi penanganan karhutla bersama para menteri dan pimpinan lembaga teknis di Jakarta.

Tantangan Medan Rawa dan Alokasi 200 Pompa Air

Berdasarkan pemaparan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, titik api berada di lokasi rawa yang tidak dapat ditempuh oleh armada kendaraan pemadam darat. Kondisi geografis ini membuat ketersediaan pompa air portabel berukuran ringkas menjadi krusial untuk mobilisasi tim di lapangan.

Merespons permohonan awal sebanyak 50 unit pompa air dari petugas di lokasi, Presiden Prabowo memutuskan untuk melipatgandakan pasokan bantuan peralatan tersebut.

"Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200," ujar Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung di dalam rapat.

Kucuran Dana Rp2 Miliar untuk 200 Titik Sumur Bor

Guna mengamankan ketersediaan pasokan air secara berkelanjutan di bentang alam rawa TN Tanjung Puting, strategi penanganan dilanjutkan dengan pembuatan sumur bor air dangkal berkedalaman 10 hingga 15 meter di lokasi strategis.

Presiden Prabowo menyetujui pengalokasian anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik sumur bor air. Pembuatan sarana air ini diinstruksikan agar mengikutsertakan serta memberdayakan masyarakat lokal sekitar kawasan.

Area Terdampak Capai 513 Hektare Lahan Mineral

Berdasarkan pemaparan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, total luas area terdampak karhutla di kawasan TN Tanjung Puting saat ini telah mencapai 513,89 hektare.

Suharyanto menjelaskan bahwa meskipun berada dalam ekosistem bentang alam rawa, jenis vegetasi yang terbakar mayoritas merupakan lahan mineral, sehingga efektivitas penyiraman darat dan pembuatan titik air menjadi kunci utama pemadaman.

Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Habitat Orangutan

Penanganan ekstra cepat yang diinstruksikan Presiden Prabowo difokuskan untuk mencegah kerusakan ekosistem yang lebih luas di kawasan konservasi TN Tanjung Puting.

Langkah percepatan pemadaman ini sekaligus menjadi sarana perlindungan bagi keanekaragaman hayati kawasan, khususnya menjaga populasi satwa langka yang dilindungi seperti orangutan.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles